Akanikah.com | Nikah Muda Justru Membuat Hubungan Berjalan dengan Lebih Mesra, Kenapa?

Blog post

 akanikah    30 Mar 2016 13:48    
Nikah Muda Justru Membuat Hubungan Berjalan dengan Lebih Mesra, Kenapa?

Bagi sebagian besar orang di dunia, menikah muda adalah momok yang sangat mengerikan. Menikah mudah sama halnya dengan memutus jalur karier, memutus kebebasan, hingga membuat seseorang hidupnya susah. Selain hal-hal ngeri yang telah disebutkan di atas, menikah muda juga selalu identik dengan perceraian karena kedua individu dirasa belum mampu hidup bersama.

Oh ya, sebenarnya nikah muda itu tidak semengerikan yang dikira banyak orang kok. Justru, dengan menikah muda, kamu dan pasangan bisa menjalani hubungan dengan lebih mesra. Bahkan, kehidupan yang kamu jalani bisa membuat banyak orang jadi. Lo kok bisa begitu? Bisa, karena menikah muda bisa membuatmu mendapatkan hal-hal menyenangkan di bawah ini.

1. Tidak Ada Lagi yang Menentang dan Bisa Terus Bersama

Sebagai negara dengan adat ketimuran dan mayoritas penduduk beragama Islam, norma dalam hubungan dua orang sangat diperhatikan. Saat pacaran, kamu pasti dilarang ini dan itu. Kalau sudah menikah, kamu bisa melakukan banyak hal bersama. Orang tidak akan berpandangan miring karena kalian sudah resmi. Jadi, mau menghabiskan malam berdua di mana saja, who care?

2. Tumbuh Bersama-sama Akan Membuat Kalian jadi Kuat

Menikah saat muda tidak akan membuat karier seseorang jadi terhambat. Justru dengan menikah, seseorang akan jauh bersemangat dalam bekerja. Mereka akan sama-sama melakukan yang terbaik demi kehidupan yang lebih baik. Menikah muda akan membuat kamu tumbuh bersama dari yang bukan apa-apa menjadi seseorang yang hebat. Di dunia ini, tidak ada yang lebih menyenangkan selain tumbuh bersama dari muda hingga kelak punya akan dan cucu.

3. Belajar Menyesuaikan Diri dengan Lebih Mudah

Hal menyenangkan lain yang membuatmu tertarik menikah muda adalah mudahnya menyesuaikan diri. Saat masih muda kamu dan pasangan bisa belajar banyak hal bersama-sama. Bisa menyesuaikan diri satu dengan lain. Mempelajari pasangan itu tidak bisa dilakukan dalam hitungan hari, lo. Itulah mengapa kamu harus mempelajari jauh-jauh hari agar kelak kehidupan yang harmonis bisa terwujud.

4. Bisa Menjelajahi Banyak Tempat Bersama-sama

Banyak yang bilang kalau setelah menikah, seseorang bisa kembali merasakan masa-masa pacaran. Dengan usia yang sama-sama muda, kamu masih bisa menjelajahi banyak tempat dengan bersama-sama. Kalian berdua masih bisa hangout ke banyak tempat bahkan di seluruh dunia. Jadi, lebih baik menikah rasa pacaran atau pacaran rasa nikah? Hayo?

5. Bisa Memiliki Anak Kapan Saja yang Kamu Mau

Menikah muda bukan berarti kamu harus memiliki anak saat itu juga. Nikmati dahulu kehidupanmu dengan pasangan. Lakukan bulan madu ke tempat romantis berdua hingga benar-benar siap menerima momongan. Mereka yang menikah dengan usia yang sudah terlalu matang akan terburu-buru memiliki anak. Dengan persiapan yang belum matang mereka harus segera masuk ke program memiliki momongan karena masalah umur dan mungkin kesehatan.

6. Memiliki Anak di Usia yang Masih Relatif Muda

Menyambung poin sebelumnya, menikah di usia yang masih muda akan membuatmu memiliki momongan di usia yang masih  muda pula. Kamu bisa mengamati perkembangan buah hati hingga dia besar, sekolah, dan akhirnya menikah dan memiliki keluarga. Menikah dengan usia yang terlalu tua akan membuatmu kehilangan momen berharga itu.

7. Menjadi Orang Tua yang Dekat dengan Anak-anaknya

Hidup sebagai generasi milenia akan membuatmu sadar kalau hubungan anak dan orang tua sangatlah unik. Orang tua tidak perlu memperlakukan anak dengan otoriter seperti orang tua di masa lalu. Dengan menikah muda, kamu akan mampu mendidik anak dengan baik tanpa membuat mereka merasa tertekan. Menjadi orang tua yang gaul dan dekat dengan orang tua adalah tujuan akhir yang harus dicapai.

Dari tujuh hal yang telah disebutkan di atas, nikmat Tuhan mana yang bisa kamu dustakan. Jadi, segeralah menikah muda dan bina kehidupan rumah tangga sebaik mungkin.

1953  Pembaca  |